bnrt

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Konfigurasi Windows Secara Manual Memakai Regedit

Minggu, 20 Januari 2013

Konfigurasi Windows Secara Manual Memakai Regedit

Tutorial di bawah ini adalah hasil explorasi saya terhadap program XSetup Pro. Sebenarnya anda bisa dengan mudah mengkonfigurasi Windows memakai program X-Setup Pro, tetapi bagi yang ingin mengetahui caranya secara manual bisa menggunakan tutorial ini. Saat membuatnya saya menggunakan Windows XP SP 2, jadi jika ada perbedaan key value di dalam register anda, anda bisa membuatnya sendiri. Tetapi sebagai catatan ada juga register yang khusus untuk Windows versi tertentu saja.

Menggunakan Regedit
1. Membuka Regedit Klik Start – Run lalu ketik regedit pada kotak isian Open lalu klik OK
2. Membuat dan menghapus Key
Klik kanan icon folder pada tree yang di dalamnya ingin dibuat key baru lalu klik New - Key dan beri nama sesuai yang anda inginkan. Jika anda ingin menghapusnya klik key yang dimaksud lalu tekan tombol Delete.
Pilih yes pada kotak dialog yang muncul
3. Membuat dan merubah dan menghapus String Klik key di mana di dalam key tersebut akan dibuat string. Klik kanan di sembarang tempat pada jendela sebelah kanan. Klik New – String Value lalu beri nama string tersebut. Untuk merubah nama string lagi klik kanan pada nama string yang dimaksud lalu klik rename dan ubah namanya.
Jika ingin merubah datanya, double klik pada nama string yang dimaksud, masukkan data lalu klik OK. Jika anda ingin menghapusnya klik string yang dimaksud lalu tekan tombol Delete. Pilih yes pada kotak dialog yang muncul. Cara diatas juga bisa digunakan untuk DWORD, Binary, Multi-String dan Expendable String.

Menghilangkan Apllet "Add/Remove Program" di Dalam Control Panel
1. Masuk ke HKCU\Control Panel\Don't Load\
2. Buat string baru dengan nama addwiz.cpl
3. Ganti datanya menjadi 1

Apllet lain juga bisa diganti dengan cara yang sama hanya saja dengan nama string yang berbeda sesuai dengan apllet yang dimaksud. Tetapi ada 14 beberapa apllet yang tidak bisa dihilangkan. Di bawah ini adalah contoh beberapa nama apllet.
1. Accessibility = access.cpl
2. Add/Remove Program = appwiz.cpl
3. Automatic Updates = wuaucpl.cpl
4. Display properties = desk.cpl
5. Firewall = firewall.cpl
6. Game Controllers & Joysticks = joy.cpl
7. Hardware = hdwwiz.cpl
8. Internet Settings = Inetcpl.cpl
9. Mail = mlcfg32.cpl
10. Modem & Telephones = telephon.cpl
11. Mouse Control = main.cpl
12. Network Setup Wizard = NetSetup.cpl
13.ODBC = odbccp32.cpl
14. Power Management = powercfg.cpl
15. Regional options = intl.cpl
16. Security Center = wscui.cpl
17. Sound and Audio = mmsys.cpl
18. Speech = sapi.cpl
19. System = sysdm.cpl
20. Time and Date = timedate.cpl
21.UPS = ups.cpl
22. User/Passwords Properties = nusrmgr.cpl
Setiap komputer kadang-kadang memiliki apllet yang berbeda di dalam Control Panel. Jika apllet yang di inginkan tidak ada di dalam daftar, anda bisa melakukan pencarian dengan menjalankan Search... pada harddisk lalu ketik *.cpl. Agar apllet yang dimaksud bisa muncul kembali, hapus string yang bersangkutan yang telah dibuat tadi.

Memunculkan Shortcut ke Suatu Drive D: Saat Klik Kanan My Computer
1. Masuk ke HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}\Shell\
2. Buat key baru dengan nama XQXSETCMD1\
3. Ubah value data pada string bernama (default) dengan Drive D:
4. Buat key baru pada HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}\Shell\XQXSETCMD1\ dengan nama Command
5. Ubah value data pada string bernama (default) dengan letak explorer.exe berada diikuti dengan D:\. Biasanya explorer.exe berada di C:\Windows\explorer.exe. (Contoh: C:\Windows\explorer.exe D:\)
6. Jika ingin membuat 2 shortcut maka buatlah String baru dengan nama XQXSETCMD2 pada HKCR\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8 08002B30309D}\Shell\ lalu ulangi langkah nomor 3 sampai 5. Jika ingin menghilangkan shortcut hapuslah key XQXSETCMD1

Mengganti Nama My Computer pada Desktop
1. Buka HKCU\Software\Windows\CurrentVersion\Explorer\CLSID\
2. Buat key baru dengan nama {20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
3. Ganti data value pada string (default) dengan nama komputer yang anda inginkan
Membuat My Computer Special Folder
Jika saat menggunakan explorer anda merasa kerepotan karena folder yang ingin dibuka di dalam folder lain, di bawah ini akan ditunjukkna cara membuat folder spesial. Folder ini akan muncul pada explorer di bawah Control Panel
1. Buka HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\
2. Buat key baru bernama {55028DEA-EA62-4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1}
3. Pada string (Default) ganti data valuenya dengan nama folder yang anda inginkan
4. Buat string baru bernama InfoTip lalu ganti data valuenya dengan komentar tentang folder tersebut
5. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama DefaultIcon
6. Buat expandable string dengan nama (Default) lalu isi datanya dengan shell32.dll,4
7. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62- 4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama InProcserver32.
8. Buat expandable string dengan nama (Default) lalu isi datanya dengan SHDocVw.dll
9. Buat string dengan nama ThreadingModel dan isi datanya dengan Apartement
10. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA624c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama Instance
11. Buat string baru dengan nama CLSID lalu isi datanya dengan {0AfACED1-E828-11D1-9187-B532F1E9575D}
12. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62- 4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1}\Instance dengan nama InitPropertyBag
13. Buat DWORD dengan nama Attributes lalu isi datanya dengan 15
14. Buat expandable string dengan nama Target lalu isi datanya dengan direktori folder yang anda inginkan misalkan D:\My Documents
15. Buat key baru pada HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{55028DEAEA62-4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1} dengan nama ShellFolder
16. Buat DWORD dengan nama Attributes lalu isi datanya dengan f8000110
17. Buat string baru bernama WantsFORPARSING
18.Buat key baru pada

HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurentVersion\Explorer\MyComputer\NameSpace\ dengan nama {55028DEA-EA62-4c5f-A1F3-9D123DFAEDA1}

Menonaktifkan Desktop Clean-Up Wizard
Setiap 60 hari sekali secara otomatis akan muncul kotak dialog yang menanyakan kepada anda apakah anda ingin menghapus icon pada desktop yang tidak pernah terpakai atau tidak. Jika anda tidak ingin menerima pesan itu lagi, anda bisa menggunakan cara ini.
1. Buka
HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Desktop\
2. Ubah data pada DWORD NoRun menjadi 1

Menonaktifkan Peringatan Low Disk Space
Merasa terganggu karena ada peringatan hardisk anda penuh? Lakukan cara dibawah ini.
1. Buka HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\
2. Buat DWORD baru bernama NoLowDiskSpaceChecks lalu masukkan angka 1 pada datanya

Mengganti Wallpaper Additional Directory
Bagi anda yang gemar mengganti wallpaper, anda mungkin akan tertolong dengan konfigurasi register ini.
1. Buka HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
2. Ganti data pada string WallPaperDir menjadi letak direktori yang anda inginkan

Auto-Open Explorer Setelah RestarKonfigurasi ini akan membuat explorer secara otomatis terbuka setelah komputer melakukan restart
1. BukaHKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced
2. Ganti data pada DWORD PersistBrowsers menjadi

Singkatan
Agar tutorial ini tidak terlalu panjang ada beberapa singkatan yang sayunakan:
1. HKCR = HKEY_CURENT_ROOT
2. HKCU = HKEY_CURRENT_USER
3. HKLM = HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKU = HKEY_USERS
5. HKCC = HKEY_CURRENT_CONFIG

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan tutorial ini. Semoga sekelumit tulisan ini bisa membantu anda yang ingin belajar Register Editor. Kritik dan saran bisa dikirimkan langsung melalui email saya. Tunggu tutorial lanjutannya. Thank's to 4JJI SWT, My Parents, My Little Sister(Nanda), ^family_code^ and The Team - XQDC X-Setup Pro (Good works bro!)

By : ^rumput_kering^

Mengenal Virus Lebih Dalam

Kamis, 17 Januari 2013

Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan jaringan      (internet) sudah sangat sering mendengar istilah “virus” yang terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenai virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat kita semua mengerti dan memahami tentang virus.

 ASAL MUASAL VIRUS

1949, John von Neumann, menggungkapkan " teori self altering automata " yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. 1960, Lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von Neumann, dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain, akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.

 1980, Program-program tersebut yang akhirnya dikenal dengan sebutan "virus" ini berhasil menyebar keluar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di masyarakat umum.

PENGERTIAN VIRUS

"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“( Fred Cohen )



Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).
 
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari pembahasan mengenai virus ini.

KRITERIA VIRUS

Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut :

1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.

 Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.

1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory. Untuk apa? Agar dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan menginfeksi semua file data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, lalu memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta saat file yang tertular/terinfeksi virus atau file program virus itu sendiri dibuka oleh user. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya (biasanya) di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut.

2. Kemampuan memeriksa suatu program

Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.

3. Kemampuan untuk menggandakan diri

Kalo ini memang virus "bang-get", maksudnya, tanpa kemampuan ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon

korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya adalah :

a. File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.

b.  Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.

4. Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya ! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi. Misal :

a. Membuat gambar atau pesan pada monitor
b. Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC
c. Memanipulasi file yang ditulari
d. Merusak file
e. Mengacaukan kerja printer, dsb
5. Kemampuan Menyembunyikan diri

 Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.

Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:

- Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai

- Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri

- Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya

- Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file

- dll

SIKLUS HIDUP VIRUS

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

- Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )

Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.

- Propagation phase ( Fase Penyebaran )

Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.

- Execution phase ( Fase Eksekusi )

Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb

JENIS – JENIS VIRUS

Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di masyarakat umum.

1. Virus Makro

Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Sebagai contoh jika pada komputer mac dijalankan aplikasi Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada komputer bersistem operasi Mac ini.

Contoh virus:

- Varian W97M, misal W97M.Panther
Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.

- WM.Twno.A;TW
Panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC

- dll

2. Virus Boot Sector

Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:).

Contoh virus :

- Varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;
Panjang :520 bytes;
Karakteristik : memory resident dan terenkripsi.

- Varian V-sign :
Menginfeksi : Master Boot Record ;
Panjang 520 bytes;
Karakteristik : menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)

- Stoned.june 4th/ bloody!:
Menginfeksi : Master Boot Record dan floopy;
Panjang 520 bytes;
Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june

3. Stealth Virus

Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor". Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.

Contoh virus :

- Yankee.XPEH.4928,
Menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
Panjang 4298 bytes;
Karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu

- WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini), Menginfeksi floopy an motherboot record;
Panjang 520 bytes;
Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.

- Vmem(s):
Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
Panjang fie 3275 bytes;
Karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.

- dll

4. Polymorphic Virus

Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

Contoh virus:

- Necropolis A/B,
Menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
Panjang file 1963 bytes;
Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur

- Nightfall,
Menginfeksi file *.EXE;
Panjang file 4554 bytes;
Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur

- dll

5. Virus File/Program

Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6. Multi Partition Virus

Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai media, diantaranya:

1. Disket, media storage R/W

Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2. Jaringan ( LAN, WAN,dsb)

Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus.

3. WWW (internet)

Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu “virus” yang akan menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan

Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.

5. Attachment pada email, transfering file

Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

PENANGULANGANNYA

1. Langkah-Langkah untuk Pencegahan

Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :

· Gunakan antivirus yang anda percayai dengan update terbaru. Tidak perduli apapun merknya asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka komputer anda terlindungi.

· Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.

· Jika anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan antivirus anda dengan Firewall, Anti-spamming, dsb.

· Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2 buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.

· Untuk software freeware + shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari situs resminya.

· Semampunya hindari membeli barang bajakan, gunakan software-software open source.

2. Langkah-Langkah Apabila telah Terinfeksi

· Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel)

· Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:

 Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb

-Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto-protect berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.

·   Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.

·   Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

PENUTUP

Semoga pembahasan mengenai virus ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi kita semua. Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi. Terakhir, penulis merasa perlu untuk mengucapkan terima kasih kepada *puji, echostaff (MOBY, the_day, z3r0byt3, comex,), newbie_hacker members, dan semua pencinta Opensource.

REFERENSI

1. [ Stallings, William ], “ CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY , principle and practice: second edition ” , Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
2. [ Salim, IR.Hartojo ], “ Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-langkah penanggulangannya ”, Andi OFFSET, Yogyakarta , 1989.
3. [ Amperiyanto, Tri ], “ Bermain-main dengan Virus Macro ”, Elex Media Komputindo, Jakarta,2002
4. [ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version
5. [ y3dips ], “ pernak pernik Virus ” , http://ezine.echo.or.id, Jakarta, 2003
6. “ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”

BIOGRAFI PENULIS

Ahmad Muammar. W. K. Lahir di Jakarta, Maret 1982. Menamatkan Sekolah Menengah Umum di SMU Negeri 3, Palembang pada tahun 1999. Saat ini sedang menyelesaikan program S1 pada jurusan Sistem Informasi di universitas Gunadarma.

Aktif Menulis beberapa artikel , tutorial , serta tips n trick yang di muat di beberapa situs-situs non-profit milik anak negeri, seperti halnya pada http://ezine.echo.or.id; http://konsultanlinux.com; http://indohack.sourceforge.net; dan http://kecoak.or.id, juga aktif berdiskusi di beberapa forum diskusi, seperti http://www.diskusiweb.com [moderator] , http://www.klik-kanan.com/forum serta di http://forum.echo.or.id [echostaff: admin].

Selain sebagai founder, saat ini penulis bersama beberapa echostaff terus mengelola dan mengembangkan http://echo.or.id dengan tujuan untuk mengajak semua penggemar komputer && opensource untuk berbagi dan belajar bersama, serta berharap seluruh komunitas “security industry” di Indonesia dapat saling bekerjasama.

Artikel Populer IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2004 IlmuKomputer.Com
Informasi lebih lanjut tentang penulis ini bisa didapat melalui:

URL: http://echo.or.id
Email: y3dips@echo.or.id
YahooMessenger: y3d1ps8

Hacking Deepfreeze

Bagi temen-temen yang pernah download deepfreeze tapi ternyata yang di download itu trial, tak apa,, kita punya solusinya membuat deepfreeze trial menjadi full (hacking
Deepfreeze)

 1. Download dulu Deepfreeze trial di www.faronics.com

2. Install deepfreeze

3. Setelah itu download NTFS4DOS di 
- http://www.datapol.de/dpe/freeware/
- http://www.wsdownload.de/download/ntfs4dos/ntfsinst.exe

4. Terus install ntfsinst.exe nya hingga jadi boot disk NTFS4DOS

5. Terus buka shift ctrl alt F6 --> buat di posis boot thawed

6. Restart komputer, dan booting pake NTFS4DOS

7. Tunggu sampai masuk di Drive C:\ --> kemudian copy Persi0.sys ke
D:\Persi0.sys.thawed (boot thawed)

8. Kemudian masuk windows lagi, terus buat posisi Deepfreeze di boot frozen. 

9. Restart komputer, dan booting pake NTFS4DOS

10. Tunggu sampai masuk di Drive C:\ --> kemudian copy Persi0.sys ke
D:\Persi0.sys.frozen (boot frozen)
langkah ini membuat back up
Persi0.sys.thawed untuk boot thawed
Persi0.sys.frozen untuk boot frozen

11. Bila mau menghilangkan Trial nya, tinggal copy kan aja, jgn lupa yg file asli
C:\Persi0.sys di delete, terus di ganti
D:\copy Persi0.sys.thawed c:\ # ini utk posisi boot thawed --> setelah itu restart
D:\copy Persi0.sys.frozen c:\  # ini utk posisi boot frozen --> setelah itu restart


12. Kemudian anda coba, copy Persi0.sys.frozen ke Drive C, kemudian reboot,
masuk windows, terus buat file di Drive C:\

kemudian anda restart, bila file nya hilang berarti anda sudah berhasil,
sebalikanya bila mau install file, delete dulu 
C:\ Persi0.sys.frozen , setelah itu baru copy Persi0.sys.thawed.

Selamat mencoba, penulis tidak bertanggung jawab atas kerusakan sistem
komputer anda :)

di tulis ulang oleh luckyy_man #awali #indolinux #indoopenbsd DALNET :))
bila kurang jelas, refrensi
http://www.governmentsecurity.org/archive/t123.html

By : XCODE MAGAZINE

Cara Update Avira Manual

Senin, 07 Januari 2013


Langsung saja,, tanpa basa-basi,, bagi temen yang ingin mengupdate anti virus Aviranya Secara Manual bisa menggunakan "Generator Avira Update" caranya.. :

Unduh Generator Avira Update.
Pertama kali download Generator Avira update (juga dikenal sebagai Generator Fusebundle) dapat ditemukan di sini


Ektract 1plikasi Avira update manual.
Ekxtract avira_fusebundlegen-win32-en.zip dan membuka folder avira_fusebundlegen-win32-en


Jalankan generator Avira update.
Klik dua kali pada fusebundle.exe dan menunggu untuk arsip bundel sekering (Avira VDF update, mesin dan file kontrol) yang akan dihasilkan. Folder Install baru juga akan dibuat, ini adalah di mana Anda dapat menyimpan vdf_fusebundle.zip.


Memulai Avira antivirus update.
Buka produk Avira, klik Update dari menu atas dan pilih Perbarui manual


Load Avira pembaruan arsip (berkas sekering).
Pada jendela popup, arahkan ke folder Install dan buka vdf_fusebundle.zip yang


Perbarui Avira.
Semua file deteksi yang ada akan diganti, bahkan jika mereka baru dibandingkan dengan arsip yang dihasilkan. Sebuah progress bar akan menunjukkan status Anda Avira antivirus update.


Tampilan Desktop Lebih Atraktif Dengan JavaScript

Selasa, 05 Juni 2012




Oleh: RAM.5nd,( ramasp@yahoo.com ) Majalah Xcode edisi 12

yang kutemukan sendiri dari sebuah pencarian panjang dan berlikuliku(nggak segitunya kalee!). Tapi mungkin banyak yang sudah mengetahui cara ini, dan akan semakin banyak lagi yang tahu kalau artikel ini dimuat(maunya...☺).
Kelamaan ya? Yo wiss, kita langsung ke Reff-nya aja,OK... Ehm, ehm!
Settingan desktop kita ternyata terdapat pada file Desktop.htt,(search pake “Cari” aja...). Disitu ada script html yang digenerate windows dari pengaturan Display Properties Desktop dan dari file Deskmovr.htt atau Safemode.htt  (Safemode.htt dipakai untuk Restore Active Desktop) yang terdapat pada direktori “Windows\Web”. Nah, dari file-file HyperText Template(.htt) itulah kita bisa memodifikasi tampilan desktop kita layaknya halaman web, termasuk juga menambahkan scriptscript untuk membuat tampilan desktop menjadi lebih atraktif, misalnya JavaScript.
Ada dua cara untuk melakukannya:
Cara pertama, dengan memodifikasi Deskmovr.htt dan Safemode.htt:
1. Buka direktori “:\Windows\Web”
2. Backup Deskmovr.htt asli dengan cara merename file Deskmovr.htt menjadi
DeskmovrBackup.htt
3. Selanjutnya terserah Anda(ikuti petunjuk selanjutnya atau buat Deskmovr.htt sendiri)
4. Buka notepad...
----------------------------Copy script di bawah ini -------------------------------
<SCRIPT language=JavaScript>
//Pengaturan Warna
Text='desktop';//warna TulisanLuar
Angka='selected item';//warna AngkaJam
Detik='white';//warna penunjuk Detik
Menit='white';//warna penunjuk Menit
Jam='white';//warna penunjuk Jam
//Pengaturan Posisi dan Kecepatan
ClockFromMouseY=77; //posisi mouse vertikal dari pusat jam
ClockFromMouseX=37; //posisi mouse horisontal dari pusat jam
step=0.03; //kecepatan putaran text luar
follow=20;
speed=0.6;
//Pengaturan Text/TulisanLuar
hari=new Array("MINGGU","SENIN","SELASA","RABU","KAMIS","JUMAT","SABTU");
bulan=new
Array("JANUARI","FEBRUARI","MARET","APRIL","MEI","JUNI","JULI","AGUSTUS","SEPTEMBER","OKTOBER","NOV
EMBER","DESEMBER");
sekarang=new Date();
tanggal=sekarang.getDate();
tahun=sekarang.getYear();
if (tahun < 2000) tahun=tahun+1900;
//Untuk isi tulisan luar bisa kamu ganti dengan, misalnya nama kamu.
TulisanLuar=" "+hari[sekarang.getDay()]+" "+tanggal+" "+bulan[sekarang.getMonth()]+" "+tahun;
D=TulisanLuar.split('');
H='...';
H=H.split('');
M='....';
M=M.split('');
I
X Code | Issue #12
Yogyafree © 2009
-29-
S='.....';
S=S.split('');
ClockHeight=40;
ClockWidth=40;
Face='1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12';
font='Arial';
size=1;
ns=(document.layers);
ie=(document.all);
Face=Face.split(' ');
n=Face.length;
a=size*10;
ymouse=0;
xmouse=0;
scrll=0;
props="<font face="+font+" size="+size+" color="+Angka+"><B>";
props2="<font face="+font+" size="+size+" color="+Text+"><B>";
Split=360/n;
Dsplit=360/D.length;
HandHeight=ClockHeight/4.5
HandWidth=ClockWidth/4.5
HandY=-7;
HandX=-2.5;
scrll=0;
currStep=0;
y=new Array();x=new Array();Y=new Array();X=new Array();
for (i=0; i < n; i++){y[i]=0;x[i]=0;Y[i]=0;X[i]=0}
Dy=new Array();Dx=new Array();DY=new Array();DX=new Array();
for (i=0; i < D.length; i++){Dy[i]=0;Dx[i]=0;DY[i]=0;DX[i]=0}
if (ns){
for (i=0; i < D.length; i++)
document.write('<layer name="nsDate'+i+'" top=0 left=0 height='+a+'
width='+a+'><center>'+props2+D[i]+'</font></center></layer>');
for (i=0; i < n; i++)
document.write('<layer name="nsFace'+i+'" top=0 left=0 height='+a+'
width='+a+'><center>'+props+Face[i]+'</font></center></layer>');
for (i=0; i < S.length; i++)
document.write('<layer name=nsSeconds'+i+' top=0 left=0 width=15 height=15><font face=Arial
size=3 color='+Detik+'><center><b>'+S[i]+'</b></center></font></layer>');
for (i=0; i < M.length; i++)
document.write('<layer name=nsMinutes'+i+' top=0 left=0 width=15 height=15><font face=Arial size=3
color='+Menit+'><center><b>'+M[i]+'</b></center></font></layer>');
for (i=0; i < H.length; i++)
document.write('<layer name=nsHours'+i+' top=0 left=0 width=15 height=15><font face=Arial size=3
color='+Jam+'><center><b>'+H[i]+'</b></center></font></layer>');
}
if (ie){
document.write('<div id="Od" style="position:absolute;top:0px;left:0px"><div
style="position:relative">');
for (i=0; i < D.length; i++)
document.write('<div id="ieDate" style="position:absolute;top:0px;left:0;height:'+a+';width:'+a+';textalign:
center">'+props2+D[i]+'</B></font></div>');
document.write('</div></div>');
document.write('<div id="Of" style="position:absolute;top:0px;left:0px"><div style="position:relative">');
for (i=0; i < n; i++)
document.write('<div id="ieFace" style="position:absolute;top:0px;left:0;height:'+a+';width:'+a+';textalign:
center">'+props+Face[i]+'</B></font></div>');
document.write('</div></div>');
document.write('<div id="Oh" style="position:absolute;top:0px;left:0px"><div style="position:relative">');
for (i=0; i < H.length; i++)
document.write('<div id="ieHours" style="position:absolute;width:16px;height:16px;fontfamily:
Arial;font-size:16px;color:'+Jam+';text-align:center;font-weight:bold">'+H[i]+'</div>');
document.write('</div></div>');
document.write('<div id="Om" style="position:absolute;top:0px;left:0px"><div
style="position:relative">');
for (i=0; i < M.length; i++)
document.write('<div id="ieMinutes" style="position:absolute;width:16px;height:16px;fontfamily:
Arial;font-size:16px;color:'+Menit+';text-align:center;font-weight:bold">'+M[i]+'</div>');
document.write('</div></div>')
document.write('<div id="Os" style="position:absolute;top:0px;left:0px"><div style="position:relative">');
X Code | Issue #12
Yogyafree © 2009
-30-
for (i=0; i < S.length; i++)
document.write('<div id="ieSeconds" style="position:absolute;width:16px;height:16px;fontfamily:
Arial;font-size:16px;color:'+Detik+';text-align:center;font-weight:bold">'+S[i]+'</div>');
document.write('</div></div>')
}
(ns)?window.captureEvents(Event.MOUSEMOVE):0;
function Mouse(evnt){
ymouse = (ns)?evnt.pageY+ClockFromMouseY-(window.pageYOffset):event.y+ClockFromMouseY;
xmouse = (ns)?evnt.pageX+ClockFromMouseX:event.x+ClockFromMouseX;
}
(ns)?window.onMouseMove=Mouse:document.onmousemove=Mouse;
function ClockAndAssign(){
time = new Date ();
secs = time.getSeconds();
sec = -1.57 + Math.PI * secs/30;
mins = time.getMinutes();
min = -1.57 + Math.PI * mins/30;
hr = time.getHours();
hrs = -1.575 + Math.PI * hr/6+Math.PI*parseInt(time.getMinutes())/360;
if (ie){
Od.style.top=window.document.body.scrollTop;
Of.style.top=window.document.body.scrollTop;
Oh.style.top=window.document.body.scrollTop;
Om.style.top=window.document.body.scrollTop;
Os.style.top=window.document.body.scrollTop;
}
for (i=0; i < n; i++){
var F=(ns)?document.layers['nsFace'+i]:ieFace[i].style;
F.top=y[i] + ClockHeight*Math.sin(-1.0471 + i*Split*Math.PI/180)+scrll;
F.left=x[i] + ClockWidth*Math.cos(-1.0471 + i*Split*Math.PI/180);
}
for (i=0; i < H.length; i++){
var HL=(ns)?document.layers['nsHours'+i]:ieHours[i].style;
HL.top=y[i]+HandY+(i*HandHeight)*Math.sin(hrs)+scrll;
HL.left=x[i]+HandX+(i*HandWidth)*Math.cos(hrs);
}
for (i=0; i < M.length; i++){
var ML=(ns)?document.layers['nsMinutes'+i]:ieMinutes[i].style;
ML.top=y[i]+HandY+(i*HandHeight)*Math.sin(min)+scrll;
ML.left=x[i]+HandX+(i*HandWidth)*Math.cos(min);
}
for (i=0; i < S.length; i++){
var SL=(ns)?document.layers['nsSeconds'+i]:ieSeconds[i].style;
SL.top=y[i]+HandY+(i*HandHeight)*Math.sin(sec)+scrll;
SL.left=x[i]+HandX+(i*HandWidth)*Math.cos(sec);
}
for (i=0; i < D.length; i++){
var DL=(ns)?document.layers['nsDate'+i]:ieDate[i].style;
DL.top=Dy[i] + ClockHeight*1.5*Math.sin(currStep+i*Dsplit*Math.PI/180)+scrll;
DL.left=Dx[i] + ClockWidth*1.5*Math.cos(currStep+i*Dsplit*Math.PI/180);
}
currStep-=step;
}
function Delay(){
scrll=(ns)?window.pageYOffset:0;
Dy[0]=Math.round(DY[0]+=((ymouse)-DY[0])*speed);
Dx[0]=Math.round(DX[0]+=((xmouse)-DX[0])*speed);
for (i=1; i < D.length; i++){
Dy[i]=Math.round(DY[i]+=(Dy[i-1]-DY[i])*speed);
Dx[i]=Math.round(DX[i]+=(Dx[i-1]-DX[i])*speed);
}
y[0]=Math.round(Y[0]+=((ymouse)-Y[0])*speed);
x[0]=Math.round(X[0]+=((xmouse)-X[0])*speed);
for (i=1; i < n; i++){
y[i]=Math.round(Y[i]+=(y[i-1]-Y[i])*speed);
x[i]=Math.round(X[i]+=(x[i-1]-X[i])*speed);
}
ClockAndAssign();
setTimeout('Delay()',follow); //kecepatan text mengikuti mouse
}
if (ns||ie)window.onload=Delay;
X Code | Issue #12
Yogyafree © 2009
-31-
</SCRIPT>
---------------------------------------Paste di notepad------------------------------------------------
lalu Save As: Deskmovr.htt di folder “:/Windows/Web”
5. Lakukan hal yang sama pada Safemode.htt bila perlu.

Itu tadi cara pertama. Kalau akses kita ke folder Windows dibatasi Administrator, kita bisa pake cara kedua, yaitu mengedit langsung Desktop.htt lalu set menjadi Read Only:

1. Buka file desktop.htt pada direktori “:\Documents and settings\user name\Application Data\Microsoft\Internet Explorer” (set dulu folder options-viewnya menjadi Show hidden files and folders)

2. Edit Desktop.htt, Save, lalu set atributnya menjadi Read Only(klik kanan file desktop.htt, pilih Properties, centang Read Only)

3. Contoh mengedit desktop.htt: Paste-kan script ke dalam file desktop.htt, yaitu sebelum tag </body> kemudian Save dan set attributnya menjadi Read Only(kalau tidak, desktop.htt kita akan direplace windows!!!).

Terakhir, kita harus mengaktifkan “Active Desktop” untuk membuat desktop kita menjadi “browser” dan script html(.htt) kita ditampilkan sebagai halaman web pada desktop. Ada dua cara mengaktifkan “Active Desktop”:

Pertama, dengan menyembunyikan ikon desktop 
klik kanan pada background desktop, pada Arrange Icons By > Show Desktop Icons – 
kosongkan centangnya

Kedua, dengan cara mengunci Web Desktop Icons
klik kanan pada background desktop, pada Arrange Icons By > Lock Web Desktop Icons –
beri centang.

Cara mematikan scriptnya adalah kebalikan dari kedua cara diatas.

berikut adalah tampilan animasi kursor setelah anda memasukkannya ke direktori



Bisa kan? see you leter...
Terima kasih.

Beauty of Mathematics



The 'Wisdom of God' is truly beyond anything we can imagine.

The Beauty of Mathematics and the Love of God! This is TOO cool!

Just the math part is good enough, the end is even better.
I bet you will NOT be able to read it without sending it on to at least
one other person!
I received this e-mail and thought it was pretty cool! Keep scrolling
it gets better.


Beauty of Mathematics!!!!

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876

12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 +10 = 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654 x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Brilliant, isn't it?

And look at this symmetry:

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

Mind Boggling...

Now, take a look at this...

101%

From a strictly mathematical viewpoint:

What Equals 100%?

What does it mean to give MORE than 100%?

Ever wonder about those people who say they
Are giving more than 100%?

We have all been in situations where someone wants you to

GIVE OVER 100%...

How about ACHIEVING 101%?

What equals 100% in life?

Here's a little mathematical formula that might help
Answer these questions:

If:

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Is represented as:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.

Then:

H-A-R-D-W-O- R- K

8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

And:

K-N-O-W-L-E- D-G-E

11+14+15+23+12+5+4+7+ 5 = 96%

But:

A-T-T-I-T-U- D-E

1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%

THEN, look how far the love of God will take you:

L-O-V-E-O-F- G-O-D
12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101%

Therefore, one can conclude with mathematical certainty that:

While Hard Work and Knowledge will get you close, and Attitude will
Get you there, It's the Love of God that will put you over the top!

If you find this interesting share it with your friends &amp; loved ones.

Have a nice day &amp; God bless you

Mengembalikan file yang hilang oleh Virus

Senin, 11 Juli 2011

Mungkin anda pernah mengalami seperti ini, file dokumen anda atau program installer yang anda miliki di komputer atau data2 yang ada di flashdisk hilang atau semua file nya menjadi file shortcut padahal ketika anda lihat di properties folder atau flashdisk anda folder tersebut ukurannya tidak kosong alias masih tetep seperti ada. Nah berarti file anda sudah disembunyikan oleh virus tidak dihilangkan.

Hal ini dilakukan virus untuk mempermudahnya menginfeksi komputer korban dan sekaligus memperbanyak diri. Karena virus tersebut membuat duplikasi dari file yang disembunyikannya (bentuk shortcut dari file yang hilang), sehingga ketika anda melihat file tersebut anda tidak curiga file tersebut sebenarnya adalah virus yang ketika anda mengklik file tersebut (sebenarnya virus) maka virus tersebut akan aktif dan menginfeksi komputer anda sekaligus mencari media yang mungkin dapat ditularinya.

  lalu ketika anda menscan dan berhasil membuang virus dari komputer anda file yang hilang (tepatnya disembunyikan) tersebut tidak muncul kembali, bahkan terkadang dengan anti virus ter update pun tidak bisa di deteksi. tapi tenang saja, kita tida perlu memformat file atau flashdisk kita untuk menghilangkan firus itu, karena data kita yang sebenarnya ada akan jadi bener hilang untuk mengembalikannya ikuti langkah-langkah berikut ini :


  • buka program run dengan menekan tombol run atau menekan shortcut tombol windows + R. lalu pada kotak RUN, ketikkan cmd, lalu tekan ENTER lalu akan muncul command prompt atau DOS seperti ini.



 
  •  Lalu cari lokasi file tersebut di Command Prompt tersebut, misalkan file yang hilang tadi berada di flashdisk anda di folder H: pada windows explorer , maka caranya adalah ketik H: lalu tekan enter, sekarang anda sudah berada di flashdisk anda, atau jika mau kedalam folder yang berada dalam flashdisk misalnya folder MUSIC maka untuk masuk ke folder music anda tinggal mengetikkan cd music . Sekarang anda berada di folder music flashdisk anda.

  • Setelah anda berada di folder yang mana file yang disembunyikan tadi ingin dikembalikan ketikkan di Command Prompt kode berikut:    attrib –h –s  -r *.* /S /D  Lalu tekan enter, tunggu beberapa saat, dan file yang hilang tadi sudah kembali pulang dan kelihatan kembali.



sebenarnya perintah tadi dapat digunakan untuk menyembunyikan file (kebalikan dari mengembalikan file) yakni dengan cara merubah tanda – (minus) pada –h –s dengan tanda + maka perintah tadi akan menjadi :
attrib +h +s /S /D

Semoga Bermanfaat....!!!
Video Tutorial 
attrib Function 
Hiding Files with CMD  
Removing Hidden Virus Files from your System  
deleting a virus  
How To Remove Virus Without Using Antivirus Program

Dibalik Rahasia Kode Warna PHP

Sebagian dari temen2 mungkin bingung dengan kode warna yang ada di Scipt apalagi bagi temen-temen yang sering bermain dengan php agak sedikit asing memang, karena warna tidak dituliskan dengan nama (yang sebenarnya) melainkan dengan kode-kode yang agak sulit difahami.
tapi temen-t emen tidak usah hawatir disini kami akan mengungkap rahasia dibalik kode-kode warna tersebut:

BERIKUT KODE-KODENYA:



Lebih lengkapnya seperti ini:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Afif Amrullah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger